Senin, 09 Maret 2020

Pinjol Membawa Sengsara

Di era teknologi seperti sekarang ini, banyak teknologi yang menawarkan kemudahan kepada masyarakat. Salah satunya adalah pinjaman uang. Di Playstore banyak pinjamana online (pinjol) yang menawarkan kemudahan untuk meminjam uang. Apalagi orang - orang yang pernah terkena masalah bank atau leasing seperti kredit macet, adanya pinjol ini sangat membantu dalam meminjam uang. Dengan kemudahan ini masyarakat dibuat terbuai, dan akhirnya banyak orang tidak bisa bayar.
Banyak contoh kasus gagal bayar dari aplikasi pinjol, dari yang awalnya pinjam ratusan ribu hingga puluhan juta dan akhirnya gagal bayar. Kalau membaca kisah peminjam online sungguh miris, kasihan dan sebenarnya sedikit ceroboh. Ketika meminjam apakah tidak melihat bunga nya berapa? Ketika dilihat - lihat bunganya sangat tinggi dari pinjaman bank atau koperasi. Bunganya bisa ratusan bahkan jutaan tergantung besaran dan waktu peminjaman

Selain bunga yang besar, ancaman serta teror dari debcolector sangatlah menggangu dan membuat stres peminjam serta keluarga. Bayangkan, ketika kita telat bayar seluruh isi telpon di hp kita akan dihubungi, dan nama peminjam dibuat jelek karena belum bayar utang. Ada sebuah kejadian, tidak tahan dengan kelakuan debt colector ada orang yang mengakhiri hidupnya. Lagi-lagi kejadiannya sangatlah miris. Belum lagi data nasabah yang disalahgunakan. Sungguh mengerikan

Dari semua kejadian ini apakah masih mau pijam di Pinjol? itu tergantung masing - masing orang. Dari pada pinjam uang di pinjaman oline mending pinjam di koperasi. Bagi orang-orang yang pernah punya masalah BI Checking di bank, koperasi tentunya bisa membantu. Pinjam uang di koperasi tidak memakai BI Checking dan bunganya juga sangat rendah dibanding dengan pinjol yang bunganya sangat mencekik. Jadi mulai sekarang kalau bisa tobatlah dari pinjol, dan beralih ke koperasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar